Tampilkan postingan dengan label Pelajaran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pelajaran. Tampilkan semua postingan

Senin, 26 Mei 2014

Penyakit Manusia Yang Disebabkan Oleh Virus.

Penyakit pada manusia yang disebabkan oleh virus.

1)       Influenza
# penyebab         : virus golongan orthomyxovirus yang berbentuk seperti bola.
# penularan         : melalui udara dan masuk ke tubuh manusia melalui alat pernapasan.
# gejala                : demam, sakit kepala, pegal linu otot, sakit tenggorokan, hidung bersin, dan kehilangan nafsu makan.
# pencegahan     : menjaga daya tahan tubuh, menghindari kontak dengan penderita influenza, dan memberikan vaksin influenza.

2)    flu burung
# penyebab         : virus flu burung dari galur HSN 1.
# penularan         : kontak langsung dengan unggas yang terinfeksi. Virus dapat menyebar melalai fases yang mengering , hancur, lalu terhisap saluran pernapasan.
# gejala                : demam, batuk, radang tenggorokan, dan nyeri otot.
# pencegahan     : menggunakan pelindung  (masker dan sarung tangan) ketika melakukan pekerjaan yang berdekatan dengan unggas, mencuci alat-alat yang digunakan dengan desinfektan, bahan dari saluran pencernaan unggas harus dikubur.

3)    campak
         # penyebab         : virus paramyxovirus
# gejala                : demam tinggi, batuk, rasa nyeri diseluruh tubuh, dan timbul bercak-bercak merah di kulit.

4)   cacar air dan herpes zoster
# penyebab         : varicella zoster virus (VCV)
# gejala                :
@ cacar air                      : demam, sesak napas, pegal linu, dan timbul gelembung-gelembung berair dikulit dan berasa gatal.
@ herpes zoster             : merupakan penyakit lanjutan dari cacar air, sehingga penderitanya adalah orang yang sebelumnya pernah terkena cacar air, ditandai dengan timbulnya gelembung seperti air.
# penularan         : melalui udara jika udara mengandung  partikel virus yang berasal dari penderita yang batuk atau bersin.
# pencegahan     : pemberian vaksin VCV untuk mendorong pembentukan kekebalan tubuh.
 5)   hepatitis
# penyebab         : virus hepatitis A, B, C, dan E.
# gejala                : demam. mual, muntah, perubahan warna kulit dan selaput lendir terlihat kuning.
# penularan         : melalui minuman yang terkontaminasi, transfusi darah, dan penggunaan jarum suntik yang tidak steril.
6)   polio
# penyebab         : virus polio, menyebabkan lumpuh jika virus menginfeksi selaput otak (meninges) dan sumsum tulang belakang.
# penularan         : lingkungan dengan sanitasi buruk, peralatan makan, dan ludah.
# pencegahan     : pemberian vaksin polio secara oral.
7)    gondong
# penyebab         : golongan paramyxovirus.
# gejala                : pembengkakan dibelakang kelenjar parotid yang berdekatan dengan telinga karena peradangan akibat infeksi.
# penularan         : kontak langsung dengan penderita melalui ludah, urin, muntahan, demam, sakit kepala, nyeri anggota gerak, dan nyeri otot.
8)    aids (Acquired Immunodeficiency Syndroma)
# penyebab         : HIV (Humam Immunodeficiency Virus)
# penularan         : melalui hubungan seksual, tranfusi darah, penggunaan jarum suntik yang tidak steril, dan ditularkan ibu yang terinfeksi HIV kepada bayinya.
# pencegahan     : tidak berhubungan seksual dengan berganti-ganti pasangan.
9)   herpes simplex
# penyebab         : virus anggota famili herpesviridae yang menyerang kulit dan selaput lendir.
# gejala                : timbul gelembung-gelembung kecil, kecuali pada mata dan otak.
# penularan         : melalui hubungan seksual.
10)  rabies
# penyebab         : virus rabies.
# gejala                : kesemutan disekitar luka gigitan, perasaan gelisah, otot tegang, dan gangguan fungsi otak.
# pencegahan     : pemberian vaksinasi.
11)  sars (Severe Acute Respiratory Syndrome)
# penyebab         : coronavirus
# gejala                : demam tinggi disertai menggigil, sakit kepala, lesu, dan nyeri tubuh, 3-7 hari kemudian mengalami batuk kering dan gangguan pernapasan.
# penularan         : melalui kontak erat dengan penderita dan percikan cairan misalnya batuk dan bersin.

# pencegahan     : sering mencuci tangan dengan sabun atau alkohol, tidak menyentuh mulut, mata, dan hidung dengan tangan kotor.

Senin, 21 April 2014

Macam Macam Kata.

Macam-macam kata.

1.Kata dasar.
Kata dasar adalah kata yang belum mengalami imbuhan, perulangan, atau pemajemukan.
Contoh : celana, baju, kipas, kursi dll.

2.Kata berimbuhan.
Kata berimbuhan adalah kata yang telah mengalami proses pengimbuhan atau kata yang telah dilekati oleh afiks/imbuhan : awalan, sisipan, atau akhiran. Adapun aturan penulisan imbuhan sebagai berikut.
a.      Imbuhan dengan kata dasarnya harus ditulis serangkai.
                  Contoh : diambil, ketua, perjalanan.
b.      Jika bentuk dasarnya berhuruf awal kapital, maka diantara kedua unsur itu harus dibubuhkan dengan tanda hubung ( - ).
                  Contoh : Lomba menulis puisi itu diikuti siswa SMK se-Wonosari.
c.      Jika bentuk dasarnya berupa gabungan kata, awalan atau akhiranya ditulis serangkai dengan kata yang langsung mengikuti atau mendahuluinya.
                  Contoh : bertanggung jawab, sebar luaskan, diberi tahu.
d.      Jika bentuk dasar yang berupa gabungan kata mendapat awalan dan akhiran sekaligus, unsur gabungan kata ditulis serangkai.
                  Contoh : pertanggungjawaban, memberitahukan, menyebarluaskan.


3.Kata ulang
Kata ulang adalah kata yang mengalami proses perulangan, baik sebagian ataupun seluruhnya. Kata ulang ditulis dengan tanda hubung ( - ), kecuali bentuk perulangan sebagian.
Contoh : berlari-larian, tukar-menukar, hura-hura.

4.Gabungan kata (kata majemuk)
Kata majemuk adalah kata yang dibentuk oleh dua kata atau lebih dan diantaranya mempunyai hubungan yang sangat erat. Adapun penulisan kata majemuk sebagai berikut :
a.     Secara umum kata majemuk tertulis  terpisah : rumah sakit, kambing hitam, duta besar.
b.      Gabungan kata yang mungkin menimbulkan kesalahan pengertian dapat ditulis dengan tanda hubung : alat pandang-dengar, anak-istri saya, buku sejarah-lama.
c.      Gabungan kata yang hubungan antar unsurnya sudah sangat erat ditulis serangkai : kacamata, adakalanya, sebagaimana.